Yamaha Kuasai Mandalika Racing Series 2026: Fahmi, Rendi, dan Abid Kokoh di Puncak Klasemen
Gojay
Tim Redaksi
ROADMASTER - Gemuruh mesin telah usai, namun gema kemenangan masih terasa di lintasan ikonik Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Putaran kedua Kejurnas Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 13-14 Juni 2026 lalu mencatatkan dominasi absolut bagi pabrikan berlambang garpu tala. Para pembalap Yamaha tampil perkasa, tak hanya merebut podium utama di hampir setiap kelas, tetapi juga mengamankan posisi teratas klasemen sementara yang menjadi incaran utama.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menyoroti konsistensi luar biasa para ridernya. "Pembalap-pembalap Yamaha tampil stabil pada seri 2 sehingga mampu memenangi race dan berada di posisi teratas klasemen. Bahkan ada improvement yang signifikan, termasuk dari rider binaan Yamaha Racing Indonesia. Kami mengapresiasi upaya tim dan pembalap untuk mencapai prestasi yang akan ditingkatkan lagi sebagai langkah selanjutnya," ujarnya.

Di kelas unggulan National Sport 150cc, skuad biru menghuni tiga besar klasemen. Fahmi Basam tampil dominan dengan sapuan bersih kemenangan di race 1 dan 2, meskipun gagal finis di superpole. Berkat performa apik itu, ia berhasil melesat dari peringkat 3 ke puncak klasemen, menggeser Aldiaz Aqsal Ismaya (P2) dan Fadli Rigani (P3). Fahmi mengaku ini adalah suntikan motivasi besar. "Memimpin klasemen setelah seri 2 menjadi tambahan semangat buat saya. Saya fokus konsisten dan meraih hasil optimal pada seri-seri berikutnya," tegas pembalap Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss itu.
Sementara itu, Candra Hermawan menjadi sorotan berkat aksi briliannya di dua kelas sekaligus. Ia meraih podium di National Sport 150cc dan 250cc, yang menempatkannya di peringkat 3 klasemen sementara kelas 250cc dan posisi 5 di kelas 150cc. Tren positif ini ia bawa usai naik podium di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) Motegi.
Di kelas Junior Sport 250 U-18, M. Abid Ashar Musyafa, pembalap cilik berusia 14 tahun, kembali menunjukkan superioritas. Konsisten seperti seri pertama, ia kembali menyapu bersih kemenangan race 1 dan race 2 di atas Yamaha R3. Di kelas National Sport 600cc, rider binaan YRI menjajal Yamaha R6; M Faerozi finis P2 dan Arai Agaska merebut podium P3, yang menjadi ajang latihan berharga untuk mengasah skill menuju World Sportbike.

Persaingan sengit juga terjadi di kelas Underbone 150cc, dimana armada MX King Yamaha menguasai delapan besar klasemen. Rendi Oding berhasil merebut posisi puncak setelah finis pertama di race 2, ditemani M Jordan Badaru dan Dimas Juliatmoko yang keluar sebagai pemenang superpole. Dengan modal kokoh di awal musim ini, Yamaha mengincar kesempurnaan di putaran selanjutnya untuk mengunci gelar juara nasional. Persaingan masih panjang, namun fondasi kokoh ini menjadi sinyal kuat bahwa dominasi biru akan sulit digoyahkan di sisa musim 2026.

