Nama Besar Legenda F1 Diabadikan di Tikungan Sirkuit Hungaroring
Jayadi
Tim Redaksi
ROADMASTER – Dalam rangka memperingati 40 tahun penyelenggaraan Grand Prix Hongaria, sirkuit ikonik di Budapest ini resmi memberi nama pada setiap tikungannya. Sejumlah nama besar di ajang Formula 1 diabadikan, termasuk Lewis Hamilton yang mendapat kehormatan tersebut.
Hamilton, yang merupakan pembalap paling sukses di sirkuit ini dengan delapan kemenangan dan sembilan posisi terdepan, kini memiliki tikungan kedua yang dinamai sesuai namanya. Pencapaian ini melengkapi deretan legenda yang telah menorehkan sejarah di lintasan sepanjang 4,381 m tersebut.
Tikungan pertama diberi nama Nelson Piquet, pembalap Brasil yang memenangkan dua Grand Prix pertama di Hungaroring. Tikungan inilah yang menjadi saksi aksi luar biasa Piquet saat menyalip Ayrton Senna dari sisi luar trek. Sementara itu, tikungan keempat dinamai Nigel Mansell, yang meraih satu-satunya gelar juara dunia di sirkuit ini pada tahun 1992.
Nama-nama besar lainnya juga diabadikan. Tikungan ke-12 dinamai Michael Schumacher, yang meraih gelar juara dunia keempatnya di Hungaroring pada tahun 2001. Tikungan ke-13 menjadi milik Ayrton Senna, pembalap legendaris Brasil yang meraih posisi terdepan pertama di sirkuit ini pada tahun 1986. Tikungan ke-11 dinamai Jean Alesi, mengenang insiden kecelakaan dahsyat yang dialami pembalap Prancis tersebut di tikungan itu pada 1995.
Selain nama pembalap, sirkuit ini juga mengangkat identitas lokal. Tikungan ketiga dinamai "Spring" merujuk pada kawasan Lembah Tiga Mata Air. Tikungan kelima menggunakan nama "Mogyorod", kota yang terletak di sebelah sirkuit. Tikungan keenam dan ketujuh dinamai "Driving Centre" sebagai penghormatan pada pusat pelatihan pengemudi pertama di Hongaria yang dibuka tahun 1998.
Identitas ibukota juga diabadikan melalui tikungan kedelapan dan kesembilan yang diberi nama "Buda" dan "Pest", sementara tikungan kesepuluh dinamai "Danube" untuk menghormati sungai yang mengaliri Budapest.
Tikungan terakhir, ke-14, dinamai "Szisz" untuk mengenang Ferenc Szisz, insinyur kelahiran Hongaria yang memenangkan balapan Grand Prix pertama dalam sejarah pada tahun 1906.
Penamaan ini menjadi bentuk penghormatan abadi bagi para legenda yang telah menghibur jutaan penggemar balap di sirkuit yang terkenal dengan karakter teknis dan sulit untuk menyalip ini.

