Formula 104 Juli 2026

Kimi Antonelli Patahkan Mimpi Hamilton di Depan Publik Silverstone

Gojay

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikFormula 1Arsip Berita Terbaru

ROADMASTER – Andrea Kimi Antonelli sukses mencuri perhatian di sprint race Grand Prix Formula 1 Inggris, Sabtu (4/7). Pembalap Mercedes itu menyalip Lewis Hamilton yang tampil di depan pendukungnya sendiri, sekaligus menggagalkan kemenangan kandang sang pembalap Ferrari.

Start dari pole position usai tampil impresif di sesi kualifikasi Jumat lalu, Hamilton memimpin jalannya lomba sprint sepanjang 17 lap. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Pada lap kedelapan, Antonelli dengan percaya diri menyalip Hamilton di Hangar Straight—bahkan sebelum memasuki pertengahan jalur lurus. Momen ini memperlihatkan perbedaan drastis dalam penggunaan daya antara mobil Mercedes dan Ferrari.

Foto artikel 1
Foto artikel 1

Sejak saat itu, Antonelli tak terbendung. Ia melesat menjauh dan finis dengan keunggulan 2,745 detik atas Hamilton, sekaligus meraih kemenangan kedelapan musim ini yang semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen.

Lando Norris, juara dunia bertahan, harus puas di posisi ketiga untuk tim McLaren, tertinggal sekitar tujuh detik dari Hamilton. Ia nyaris kehilangan podium saat George Russell menekan dari belakang, namun akhirnya Russell harus mengakui keunggulan Norris dan finis keempat.

Charles Leclerc (Ferrari) dan Max Verstappen (Red Bull) melengkapi posisi lima dan enam. Verstappen kembali menuai start buruk—turun dari posisi ketiga ke ketujuh di lap awal—sebelum bangkit ke posisi keenam. Oscar Piastri (McLaren) membawa pulang satu poin di posisi kedelapan.

Perebutan posisi sembilan dan sepuluh berlangsung sengit antara Liam Lawson, Isack Hadjar, dan Arvid Lindblad. Sebuah catatan menarik: untuk pertama kalinya musim ini, seluruh 22 pembalap berhasil menyelesaikan balapan.

Kemenangan ini menjadi pernyataan tegas dari Antonelli bahwa ia bukan sekadar pendatang baru, melainkan pesaing serius gelar juara dunia. Sementara bagi Hamilton, kegagalan di depan 150.000 penonton tuan rumah tentu menjadi kekecewaan tersendiri—meski balapan utama Grand Prix Inggris masih menyisakan peluang bagi sang legenda untuk berbicara di akhir pekan ini.