Gagal Raih Pole, Masalah Deploymen Rugikan Hamilton di Trek Lurus
Gojay
Tim Redaksi
ROADMASTER - Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa masalah pada mobil Ferrarinya merugikannya dalam sesi kualifikasi GP F1 Inggris di Sirkuit Silverstone, Sabtu (4/7) waktu setempat.
Pembalap tujuh kali juara dunia itu berharap dapat merebut posisi terdepan untuk kedua kalinya dalam dua hari setelah mengalahkan Andrea Kimi Antonelli di kualifikasi sprint Jumat lalu. Namun, ia hanya mampu menempati posisi ketiga di kualifikasi untuk balapan utama Minggu (5/7). Hamilton finis di belakang rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, dan tertinggal tiga persepuluh detik dari Antonelli yang berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan Mercedes di kualifikasi grand prix dengan pole position kelimanya musim ini.
Masalah Deploymen di Hangar Straight
Setelah sesi kualifikasi, Hamilton yang mencatatkan waktu lebih lambat dibandingkan hari Jumat, mengakui bahwa ia bergulat dengan masalah deploymen pada mobilnya. Ia mengklaim masalah tersebut merugikannya tiga persepuluh detik di sepanjang Hangar Straight.
"Putaran kedua saya di Q3 cukup bagus, tapi ada masalah dengan deploymen dan saya kehilangan sekitar tiga persepuluh detik di back straight. Tapi itu diperbaiki menjelang akhir sesi," ujar Hamilton. "Saya lebih kesulitan di sesi kualifikasi ini dengan mobil. Banyak understeer, tapi saya tetap senang," tambahnya.
Harapan di Balapan Utama
Hamilton yang telah sembilan kali memenangkan Grand Prix Inggris, kini memburu kemenangan kesepuluh yang akan memecahkan rekornya sendiri di Silverstone. Namun, untuk memiliki peluang realistis mengalahkan Mercedes pada hari Minggu, ia menyarankan agar para pembalap Ferrari perlu bekerja sama.
"Tentu sangat baik kami berdua di sini. Apakah kami bisa sepenuhnya mengimbangi Kimi, kita lihat nanti, tapi semoga kami bisa bermain dengan strategi dan bekerja sebagai tim untuk mencoba mengalahkan mereka. Kami akan berusaha maksimal," tegasnya.
Leclerc Kembali Temukan Feeling
Sementara itu, Charles Leclerc lebih puas dengan penampilan kualifikasinya setelah berhasil meraih start di baris depan untuk balapan kedua berturut-turut. "Beberapa balapan terakhir terasa sulit, feeling-nya tidak tepat dan saya kesulitan menyatukan semuanya. Ada hal-hal yang menghalangi kami meraih poin," ujar Leclerc. "Kembali dengan feeling yang baik, ada banyak kerja di balik layar untuk mendapatkannya kembali. Hari ini mungkin pertama kalinya saya merasakannya lagi, itu hal yang baik. Tapi saya tahu betapa saya kesulitan untuk konsisten akhir-akhir ini, ini baru permulaan tapi langkah yang baik ke arah yang benar," pungkasnya.
Dengan start dari posisi ketiga, Hamilton berharap strategi dan kerja sama tim dapat membantunya menantang Antonelli yang tampil impresif di sesi kualifikasi.

