Community21 Mei 2026

Ducati Indonesia Gelar “We Ride As One 2026” di Bali: Liburan, Kebersamaan, dan Perayaan Satu Abad

Gojay

Tim Redaksi

Baca 3 menit
Jelajahi TopikCommunityArsip Berita Terbaru

ROADMASTER, Bali – Ducati Indonesia kembali menyelenggarakan agenda tahunan para Ducatisti, We Ride As One, dengan mengusung tema “Holiday”. Berlokasi di Pulau Dewata pada 8–9 Mei 2026, acara ini tak hanya menjadi ajang berkendara bersama, tetapi juga perayaan santap malam penuh keakraban. Nuansa liburan terasa kental, didukung semilir angin pantai dan hangatnya sinar matahari khas Bali.

Hari Pertama: Sambutan Hangat di Tanah Air

Para Ducatisti tiba melalui jalur udara, laut, dan darat. Mereka yang mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai langsung disambut concierge Ducati Indonesia, lalu diantarkan menuju Hotel Renaissance Nusa Dua di kawasan ITDC.

Pelayanan berkelas juga dirasakan peserta jalur darat dan laut saat check-in. Berbeda dari tahun sebelumnya, nuansa santai begitu dominan, ditambah kehangatan keluarga besar Legenda Motor Indonesia (LMI) selaku induk usaha Ducati Indonesia.

Hari Kedua: Briefing, Rolling Thunder, dan Tamu Spesial

Jumat, 9 Mei 2026, diawali sarapan bersama dan sambutan dari Jimmy Budhijanto, CEO Ducati Indonesia. Dilanjutkan briefing pagi oleh Dito Mulyawadi, Aftersales Director Ducati Indonesia, yang membahas rute dan keselamatan berkendara. Setelah sesi pembekalan, seluruh peserta bergerak menuju area parkir.

Yang istimewa tahun ini adalah kehadiran Paolo Ciabatti, General Manager Ducati Corse Off-Road sekaligus arsitek sukses Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team. Ciabatti tak hanya membaur dengan Ducatisti, tetapi juga memimpin prosesi flag-off. Jimmy Budhijanto mengibarkan bendera diiringi hitungan mundur, disusul deru 110 motor Ducati yang memadati jalanan Bali.

Paolo pun ikut dalam formasi angka 100 serta membuat konten untuk @ducati_id sebagai ucapan selamat ulang tahun ke-100 Ducati. "Konsep We Ride As One yang dihadirkan Ducati Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia," ujarnya.

Rute dan Formasi Spektakuler

Seluruh Ducati yang “memerahkan” Pulau Seribu Pura terdiri dari sembilan line-up: Superbike, Multistrada, DesertX, Hypermotard, Streetfighter, Diavel, Monster, Sport Classic, dan Scrambler. Rute dimulai dari ITDC, melintasi Tol Bali Mandara dengan panorama laut, lalu kembali ke Nusa Dua dan berakhir di Peninsula Island. Di lokasi akhir, motor-motor Ducati membentuk formasi angka 100 sebagai simbol satu abad perjalanan Ducati—baik di jalan raya, sirkuit, maupun off-road.

Malam Keakraban dan Dukungan untuk Bali

Rangkaian acara berlanjut dengan santap malam barbeque bersama dan penampilan DJ Ade Habibie, produser musik elektronik peraih penghargaan Best Electronic Producer (2007) dan Best Live Performance (2010) di Paranoia Awards. Suasana hangat menjadi penutup sempurna dari perayaan Centenario Ducati.

Jimmy Budhijanto menjelaskan latar belakang pemilihan Bali: "Selain kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mendukung citra pariwisata Bali di mata internasional, menepis narasi negatif pascabencana banjir awal 2026. Kami ingin menunjukkan Bali tetap aman, indah, dan layak dikunjungi."

We Ride As One: Semangat Global di Tengah Tantangan

We Ride As One adalah agenda global Ducati yang menyatukan Ducatisti di seluruh dunia berkendara di hari yang sama. Tahun 2026 merupakan penyelenggaraan keempat di Indonesia, setelah Jakarta (Bundaran HI), Yogyakarta (Candi Prambanan), dan Lombok (Mandalika). Meski ada krisis ekonomi global dan dampak konflik internasional, acara tetap digelar dalam skala terbatas namun tidak mengurangi esensi kebersamaan.