MotoGP20 Oktober 2026

Tiga Pebalap Berebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikMotoGPArsip Berita Terbaru

ROADMASTER - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menilai persaingan gelar juara MotoGP 2026 kini telah menyempit menjadi duel tiga arah yang melibatkan dirinya, Marc Marquez, dan rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi. Meski secara matematis masih ada delapan pembalap yang berpeluang, Martin menegaskan hanya trio teratas itu yang realistis menjadi penantang juara.

Pembalap Spanyol tersebut tiba di Grand Prix Australia akhir pekan ini dengan keunggulan tipis dua poin atas Marquez, juara bertahan dari Ducati. Sementara itu, Bezzecchi tampil impresif di Mandalika dengan mencetak poin lebih banyak dari keduanya, sehingga kini hanya tertinggal 46 poin dengan lima seri tersisa dan maksimal 185 poin yang masih diperebutkan.

"Setelah Indonesia, semakin jelas bahwa kejuaraan ini akan diperebutkan oleh tiga pembalap teratas," ujar Martin. "Kami datang ke Australia dengan selisih poin yang semakin ketat, jadi kami harus terus bekerja dan percaya pada apa yang dilakukan seluruh tim Aprilia."

Baik Martin maupun Marquez absen di Phillip Island tahun lalu karena cedera. Artinya, Martin belum memiliki pengalaman mengendarai RS-GP di sirkuit legendaris tersebut, yang tahun ini menjadi penyelenggaraan terakhirnya di MotoGP. "Ini pertama kalinya saya membawa RS-GP ke sirkuit sespesial Phillip Island," katanya. "Saya yakin tim dan saya akan tampil baik dan memberikan perpisahan yang layak."

Tahun lalu, Aprilia memang berjaya di Phillip Island lewat kemenangan Sprint bersama Bezzecchi dan kemenangan Grand Prix bersama Raul Fernandez. Bezzecchi bahkan berpeluang meraih kemenangan ganda pertamanya andai tidak menjalani hukuman double long lap akibat insiden dengan Marquez di Indonesia.

Meski Martin menyebut "tiga teratas", Aprilia menegaskan belum akan menerapkan team orders selama pembalapnya masih bersaing secara matematis. Duo Trackhouse, Ai Ogura dan Raul Fernandez, saat ini tertinggal 96 dan 119 poin. Ogura akan tetap berada dalam ambang batas matematis apa pun hasil di Phillip Island, sedangkan Fernandez harus bertahan dalam jarak 148 poin pada Minggu malam.