Jelang MotoGP Sachsenring, Quartararo Akui Bukan Medan Mudah bagi Yamaha
Jayadi
Tim Redaksi
Jelang MotoGP Jerman, pembalap Monster Energy Yamaha itu berusaha tetap fokus pada sisi positif meski tantangan besar telah menanti.
ROADMASTER – Fabio Quartararo bersiap menghadapi akhir pekan yang berat di MotoGP Jerman. Pembalap asal Prancis itu secara terus terang mengakui bahwa Sirkuit Sachsenring bukanlah trek yang mudah bagi Yamaha dan motor YZR-M1 mereka.
Quartararo datang ke Sachsenring setelah finis di posisi kedelapan di Assen dua pekan lalu (26–28 Juni). Meski hasil itu terbilang cukup solid, pembalap berjuluk El Diablo itu sadar betul bahwa tantangan di Jerman akan berbeda. Sachsenring merupakan sirkuit terpendek di kalender MotoGP, dengan karakter tikungan yang unik dan padat—sebuah medan yang selama beberapa tahun terakhir terbukti cukup merepotkan bagi pabrikan Iwata tersebut.
Meski demikian, Quartararo memiliki kenangan indah di Sachsenring. Pada tahun 2022, ia berhasil meraih kemenangan di sirkuit ini—dan itu menjadi kemenangan terakhir bagi dirinya maupun Yamaha di ajang MotoGP hingga saat ini.
“Assen memang menguras fisik, tapi kami berhasil mendapatkan hasil maksimal dari balapan itu,” ujar Quartararo. “Sachsenring adalah trek yang menyimpan banyak kenangan indah buat saya, termasuk kemenangan. Jadi, rasanya menyenangkan bisa kembali ke sini.”
Namun, masa lalu yang gemilang tak lantas membuatnya jemawa. “Ini bukan sirkuit yang mudah bagi kami, tapi kami akan fokus pada hal-hal positif, terus bekerja keras, dan mencoba kompetitif sejak awal akhir pekan. Targetnya jelas: mengakhiri paruh pertama musim ini dengan hasil terbaik sebelum jeda musim panas," tegasnya.
Rins Juga Optimistis
Rekan setim Quartararo, Alex Rins, juga finis di posisi 10 besar di Assen dengan menempati peringkat kesembilan. Pembalap asal Spanyol itu berharap bisa memulai akhir pekan di Jerman dengan baik. “Balapan di Belanda cukup berat, tapi pada akhirnya kami bisa finis di P9,” kata Rins. “Kami tahu betul area mana yang harus ditingkatkan, dan semua orang di Yamaha bekerja sangat keras di belakang layar untuk terus maju.”
Rins menambahkan, “Sachsenring adalah sirkuit yang sangat khas. Menemukan feeling yang tepat sejak awal akan menjadi kunci penting. Kami akan tetap fokus, terus mendorong, dan melakukan yang terbaik untuk menutup paruh pertama musim ini dengan hasil maksimal.”
Isu Masa Depan Pembalap
Grand Prix Jerman akhir pekan ini juga menjadi perhatian tersendiri karena ini adalah balapan pertama sejak Yamaha secara resmi mengonfirmasi bahwa Quartararo dan Rins akan digantikan oleh Ai Ogura serta Jorge Martin pada tahun 2027. Meski demikian, masa depan kedua pembalap saat ini belum juga dipastikan.
Dengan segala tantangan yang ada, Quartararo dan Rins tetap bertekad memberikan yang terbaik di Sachsenring—sekaligus menjadi penanda arah perjalanan Yamaha di sisa musim ini. Akankah mereka mampu mengulang kejayaan 2022? Kita nantikan akhir pekan ini.

