Sport15 September 2026

Bosch di Balik Layar Mandalika: Teknologi yang Menjaga Standar Internasional dan Kesiapan Sirkuit

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 3 menit
Jelajahi TopikSportArsip Berita Terbaru

ROADMASTER – Ketika perhatian dunia tertuju pada aksi para pembalap di Pertamina Mandalika International Circuit, ada satu nama yang jarang disebut dalam sorotan kamera, namun perannya terasa di hampir setiap sudut operasional: Bosch Indonesia. Melalui lini Bosch Power Tools dan Bosch Mobility Aftermarket, Bosch hadir bukan sekadar sebagai pemasok peralatan, melainkan sebagai bagian dari ekosistem yang menjaga standar keselamatan dan kesiapan sirkuit berkelas dunia.

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mencatat, sepanjang 2025 sirkuit sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan itu digunakan selama 270 hari. Artinya, pekerjaan teknis dan pemeliharaan berlangsung hampir sepanjang tahun, jauh sebelum dan sesudah ajang MotoGP atau Asia Road Racing Championship digelar. Di sinilah peran Bosch menjadi krusial. Berbagai pekerjaan perawatan kendaraan operasional, inspeksi komponen, hingga pembersihan area kerja membutuhkan peralatan yang presisi, aman, dan tahan lama.

Bosch menyediakan solusi yang menjawab kebutuhan tersebut. Untuk pekerjaan kendaraan, teknisi menggunakan cordless tools, impact wrenches, dan grinders. Pemeriksaan detail pada bagian tersembunyi didukung thermal camera dan inspection camera. Sementara pressure washer, blower, dan industrial vacuum membantu menjaga kebersihan kendaraan serta area kerja. Dari sisi Mobility Aftermarket, komponen seperti aki dan wiper turut memastikan kendaraan operasional tetap siap digunakan kapan pun dibutuhkan.

Foto artikel 1
Foto artikel 1

Direktur Operasional MGPA, Donny Mahardjono, mengakui bahwa dukungan peralatan dengan teknologi terkini sangat membantu timnya bekerja lebih aman dan sesuai standar. “Di MotoGP, detail kecil bisa menjadi bagian dari keselamatan. Karena itu, standar FIM harus kami jaga secara konsisten, bukan hanya saat balapan,” ujarnya. Ia menambahkan, kehadiran peralatan Bosch membuat proses pemeliharaan harian menjadi lebih terkendali.

Bagi Bosch, keterlibatan di Mandalika adalah cerminan bahwa teknologi otomotif tidak berhenti pada kendaraan yang melaju di lintasan. Ada ekosistem tools, inspection, maintenance, dan komponen yang harus bekerja bersama. Hal ini ditegaskan Fenny Sofyan, Country Head of Corporate Communications & Government Relations Bosch Indonesia.

“Kami melihat kebutuhan di lingkungan automotive sebagai satu ekosistem yang saling terhubung. Bukan hanya bagaimana teknisi melakukan pekerjaan maintenance dengan tools yang tepat, tetapi juga bagaimana kendaraan tetap dalam kondisi optimal melalui komponen yang tepat dan penggantian yang dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar Fenny.

Ia menambahkan, melalui Bosch Power Tools dan Mobility Aftermarket, perusahaannya menghadirkan solusi yang mendukung para profesional, mulai dari pekerjaan teknis hingga pemeliharaan kendaraan. Dalam motorsport, teknologi bukan hanya soal performa. Keandalan dan durability peralatan menjadi bagian penting dari safety.

Foto artikel 1
Foto artikel 1

“Di balik setiap kendaraan dan aktivitas di lintasan, keselamatan manusia harus selalu dijaga. Teknologi yang reliable dan durable dihadirkan untuk mendukung para profesional menjalankan pekerjaan dengan standar keselamatan yang tinggi,” tegas Fenny.

Dengan demikian, Bosch memosisikan diri bukan sebagai merek yang hanya muncul saat balapan, melainkan sebagai mitra jangka panjang dalam menjaga kesiapan operasional sirkuit. Ketika lampu start menyala dan sorotan kembali ke pembalap, sebagian besar pekerjaan yang membuat Mandalika layak berstandar dunia telah dilakukan jauh dari kamera—dan di banyak titik, sentuhan teknologi Bosch ada di dalamnya.